forex trading logo

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Czech English French German Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish

Link SKPD

LPSE SULTENG

Bappeda Sulteng

dishubkominfo.sulteng.go.id

Dinas Pekerjaan Umum Daerah Provinsi Sulteng

ESDM SULTENG

Dinas Kesehatan Daerah Sulteng

Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Propinsi Sulteng

Dinas Pendidikan Daerah Sulteng

KUMPERIND.SULTENG.GO.ID

DINAS SOSIAL DAERAH SULTENG

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

BKPPD SULTENG

Dinas Kelautan & Perikanan Sulteng

Dinas Pertanian

BADAN KESBANGPOL LINMAS SULTENG

Biro Hukum

KP2TD SULTENG

disbudpar.sulteng.go.id

INSPEKTORAT.SULTENG.GO.ID

Home Kab Banggai
Kab Banggai PDF Print E-mail
Written by Webmaster   
Friday, 04 November 2011 05:37

PANTAI KILO LIMA

Obyek wisata ini ramai dikunjungi oleh masyarakat kota Luwuk karena letaknya dekat dari kota. Deretan kios, kafe serta warung makan menjadi pemandangan khas. Ombak pun Beriring menghempas pantai mengiringi keceriaan pengunjung. Bersampan, berenang, ski atau selancar merupakan atraksi yang dapat dilakukan di pantai Kilo Lima. Usai atraksi pengunjung dapat melepas kepenatan sembari menikmati makanan khas seperti nasi goreng, pisang goreng atau minuman segar.

SUAKA MARGASATWA SALODIK
Salodik memiliki panorama alam yang indah terletak 27 kilometer dari kota Luwuk. Untuk mencapai Cagar Alam Salodik ditempuh dengan kendaraan roda empat selama 40 menit dari Kota Luwuk.
Daya tarik utama Cagar Alam Salodik berupa air terjun bersusun-susun. Selain air terjun, obyek yang berada pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut ini memiliki hutan yang lebat. Kicauan burung dari balik dedaunan yang rimbun seakan menyapa setiap pengunjung.
Karena alamnya yang indah, Belanda pernah mendirikan pesanggrahan di lokasi ini. Puing¬puing tempat peristirahatan bekas peninggalan Belanda tersebut masih ada sampai sekarang.

ONDORNEMING TOBELOMBANG
Tobelombang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai sekitar 425 km dari kota Palu. Tobelombang dikenal sebagai Perkebunan Kelapa pada jaman Belanda tahun 1915. Tempat ini telah dikunjungi wisatawan asing yang senang akan wisata sejarah di masa lampau.  Anda masih dapat menyaksikan sisa Peninggalan bersejarah di tempat ini dan disekitar obyek wisata ini terbentang pula pemandangan alam yang indah disekitarnya.

*Sumber Dinas Kebudayaan & Pariwisata Sulteng, Foto Salodik: Mohamad Affan

Last Updated on Friday, 04 November 2011 07:23
 


Copyrigh © 2001 - 2011 Situs Resmi Pemda Propinsi Sulawesi Tengah - All Rights Reserved - Penampilan ke-3 Sejak online Tahun 2001 - di Kelola Oleh BAPPEDA SULTENG.