forex trading logo

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Czech English French German Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish

Link SKPD

LPSE SULTENG

Bappeda Sulteng

dishubkominfo.sulteng.go.id

Dinas Pekerjaan Umum Daerah Provinsi Sulteng

ESDM SULTENG

Dinas Kesehatan Daerah Sulteng

Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Propinsi Sulteng

Dinas Pendidikan Daerah Sulteng

KUMPERIND.SULTENG.GO.ID

DINAS SOSIAL DAERAH SULTENG

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

BKPPD SULTENG

Dinas Kelautan & Perikanan Sulteng

Dinas Pertanian

BADAN KESBANGPOL LINMAS SULTENG

Biro Hukum

KP2TD SULTENG

disbudpar.sulteng.go.id

INSPEKTORAT.SULTENG.GO.ID

Home Kabupaten/Kota Kab Donggala
Kab Donggala PDF Print E-mail
Written by Webmaster   
Monday, 07 November 2011 03:42

KABUPATEN DONGGALA

Kab DonggalaSecara administratif, pada tahun 2009 Kabupaten Donggala terbagi atas 16 kecamatan, 141 desa dan 9 kelurahan dengan luas wilayah 4.764,83 Km2 atau 6,98 persen dari total luas wilayah Sulawesi Tengah. Kondisi topografis Kabupaten Donggala sangat bervariasi dengan kelerengan  yang beragam. Puncak tertinggi pada kawasan tenggara kabupaten dengan ketinggian di atas ± 700 m dari permukaan laut.
Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 oleh BPS, jumlah penduduk Kabupaten Donggala mencapai 277.236 jiwa yang terdiri dari laki-laki 142.179 jiwa dan perempuan 135.057 jiwa, dengan tingkat sex rasio 105 dan tingkat kepadatan penduduk rata-rata mencapai 57 jiwa/Km2.

Potensi Daerah Kabupaten Donggala
Sektor petanian merupakan sektor yang memegang peranan penting dalam perekonomian daerah dan merupakan penyumbang terbesar terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Donggala yaitu sebesar 43,95 persen. Kabupaten Donggala memiliki kekayaan hayati yang beragam, salah satunya adalah jenis sayur-sayuran yang tumbuh subur di wilayah ini. Produksi sayur-sayuran di daerah ini cukup besar. Bawang  merah merupakan komoditi sayuran dengan total produksi terbesar yakni 52.603 ton, disusul lombok dengan total produksi 47.509 ton, tomat dengan total produksi 33.053 ton, kacang-kacangan dengan total produksi terbesar yakni 30.137 ton, terung dengan total produksi terbesar yakni 28.823 ton dan ketimun dengan total produksi terbesar yakni 22.156 ton dengan total produksi terbesar yakni 52.603 ton.

Komoditas perkebunan yang dikembangkan dan merupakan produk andalan Kabupaten Donggala antara lain kelapa, kakao, kelapa sawit, cengkeh, kopi, lada dan jambu mete. Pada tahun 2009 komoditas yang paling banyak dihasilkan adalah kelapa sebesar 47.482 ton dengan luas areal tanam 27.712 Ha, produksi kakao mencapai 30.828 ton dengan luas areal tanam 30.005 Ha, produksi kelapa sawit mencapai 24.860 ton dengan luas areal tanam 6.837 Ha, produksi cengkeh mencapai 907 ton dengan luas areal tanam 4.229 Ha, produksi kopi mencapai 371 ton dengan luas areal tanam 772 Ha dan produksi lada mencapai 202 ton dengan luas areal tanam 331 Ha dan produksi jambu mete mencapai 163 ton dengan luas areal tanam 1.468 Ha.
Kabupaten Donggala memiliki areal hutan seluas 708.078 Ha, terdiri dari hutan lindung 232.995 Ha, hutan produksi biasa tetap 11.624 Ha, hutan produksi terbatas 294.427 Ha, hutan yang dapat dikonversi 33.296 Ha, hutan suaka alam dan hutan wisata 135.736 Ha. Kontribusi sub sektor kehutanan terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Donggala mencapai 2,40 persen. Jenis kayu yang dihasilkan terdiri dari meranti, palapi, nyatoh, motoa, cempaka, dan rimba campuran, selain itu terdapat juga rotan dan damar.

Populasi ternak yang terbesar di Kabupaten Donggala adalah sapi dan kambing. Pada tahun 2009, ternak sapi populasinya mencapai 44.432 ekor, ternak kuda dengan populasi 622 ekor, ternak kerbau dengan populasi 398 ekor, ternak kambing dengan populasi 41.796 ekor, ternak babi dengan populasi 28.215 ekor dan ternak domba dengan populasi 2.435 ekor. Sedangkan ternak ayam kampung, pada tahun 2009 populasinya mencapai 448.265 ekor dengan produksi telur sebesar 268,96 ton, populasi ayam pedaging 1.424.002 ekor, populasi ayam ras petelur sebanyak 353.581 ekor dengan produksi sebesar 3.981,61 ton dan populasi ternak itik 7.380 ekor dengan produksi telur sebesar 116,99 ton.
Pada tahun 2009 produksi perikanan tangkap laut dan umum mencapai 27.113,50 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 54.016.000.000,-, produksi  perikanan budidaya tambak mencapai 489,60 ton dengan nilai produksi Rp. 23.693.000.000,-, produksi perikanan budidaya laut mencapai 1.293,7 ton dengan nilai produksi Rp. 55.627.000.000,- dan produksi perikanan budidaya kolam mencapai 2.781 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 55.627.000.000,-.

Pariwisata
Donggala adalah sebuah kota tua yang terletak ± 34 Km timur laut dari Kota Palu. Dengan arsitektur Belanda yang masih menghiasi kota, Donggala juga mempunyai banyak obyek wisata yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi, antara lain Pantai Tanjung Karang, Pusentasi (kolam air asin), Air Terjun Pawelua, Pulau Pasoso, dll. Selain wisala daratan, perairan Donggala juga memiliki pemandangan bawah laut yang sangat indah dan baik untuk lokasi penyelaman (diving) antara lain di: Runeh Bupoti, Enu, Pasi pome, Batu Suya dan Atoll Besar.
Wisatawan yang berkunjung juga dapat membeli oleh-oleh berupa Kain Tenun Donggala, dengan sentra produksinya antara lain di Desa Towale. Kain tenun Donggala atau sarung sutra Donggala merupakan salah satu  hasil kerajinan tradisional Kabupaten Donggala yang sudah terkenal di seluruh  Nusantara. Dikatakan tenun tradisional, karena proses pembuatannya dilakukan  secara tradisional dengan peralatan yang tradisional dilakukan oleh kaum perempuan di Donggala.

(Sumber: Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah)

Last Updated on Wednesday, 09 November 2011 03:12
 


Copyrigh © 2001 - 2011 Situs Resmi Pemda Propinsi Sulawesi Tengah - All Rights Reserved - Penampilan ke-3 Sejak online Tahun 2001 - di Kelola Oleh BAPPEDA SULTENG.