forex trading logo

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Czech English French German Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish

Link SKPD

LPSE SULTENG

Bappeda Sulteng

dishubkominfo.sulteng.go.id

Dinas Pekerjaan Umum Daerah Provinsi Sulteng

ESDM SULTENG

Dinas Kesehatan Daerah Sulteng

Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Propinsi Sulteng

Dinas Pendidikan Daerah Sulteng

KUMPERIND.SULTENG.GO.ID

DINAS SOSIAL DAERAH SULTENG

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

BKPPD SULTENG

Dinas Kelautan & Perikanan Sulteng

Dinas Pertanian

BADAN KESBANGPOL LINMAS SULTENG

Biro Hukum

KP2TD SULTENG

disbudpar.sulteng.go.id

INSPEKTORAT.SULTENG.GO.ID

Home Berita Gubernur Sulteng Terima Penghargaan Upakarti Kategori Jasa Kepedulian
Gubernur Sulteng Terima Penghargaan Upakarti Kategori Jasa Kepedulian PDF Print E-mail
Written by Webmaster   
Thursday, 05 January 2012 00:00

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerahkan Penghargaan Pemerintah di Bidang Industri tahun 2011. Penghargaan diserahkan kepada 69 penerima yang terdiri dari perorangan,perusahaan swasta dan pemerintah di Istana Negara, Kamis (5/1). Enam (6) jenis penghargaan yang diberikan antara lain penghargaan Upakarti, Rintisan teknologi (Rintek),   Desain terbaik Indonesia, Kreasi prima mutu, Industri hijau dan Anugerah cinta karya bangsa.

Kepala daerah yang mendapatkan penghargaan Upakarti kategori jasa kepedulian adalah Gubernur Provinsi Sulteng, Bupati Cirebon, Bupati Belitung, Bupati Konawe (Sultra), Bupati Enrekang (Sulsel), Bupati Demak (Jateng), Walikota Pekalongan (Jateng), Bupati Gianyar (Bali), Bupati Kudus (Jateng), Walikota Padang (Sumbar) dan Walikota Lubuklinggau (Sumbar). 4 penerima di antaranya adalah penerima Upakarti jasa kepedulian tahun 2010, namun baru menerima penghargaan di awal tahun 2012 ini.

Tiga Pemda juga mendapatkan penghargaan anugerah cinta karya bangsa. Di antaranya yaitu Provinsi Kalimantan Timur, Jogjakarta dan NTT. Menteri Perindustrian, MS Hidayat menjelaskan bahwa sektor industri masih menjadi tumpuan dalam pembangunan perekonomian nasional karena kontribusinya sangat signifikan dalam menarik devisa, pajak dan penyedia lapangan kerja. Perkembangan industri yang sempat mengalami perlambatan beberapa tahun terakhir, kini diklaim telah bangkit dan mampu tumbuh lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi.

"Industri pengolahan merupakan lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap perekonomian nasional yaitu sebesar  24 persen pada tahun 2011" jelas MS Hidayat.

Sementara pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas mengalami peningkatan, dimana sampai pada triwulan III – 2011 mencapai 6,49 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan industri non migas tahun 2010 yaitu sebesar 5,09 persen. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

"Kita masih perlu langkah-langkah strategis di bidang industri mengingat iklim global yang belum pasti," kata MS Hidayat. (Sumber JPNN)

 

Last Updated on Thursday, 12 January 2012 04:42
 


Copyrigh © 2001 - 2011 Situs Resmi Pemda Propinsi Sulawesi Tengah - All Rights Reserved - Penampilan ke-3 Sejak online Tahun 2001 - di Kelola Oleh BAPPEDA SULTENG.