forex trading logo

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) Czech English French German Hindi Italian Japanese Korean Portuguese Russian Spanish

Link SKPD

LPSE SULTENG

Bappeda Sulteng

dishubkominfo.sulteng.go.id

Dinas Pekerjaan Umum Daerah Provinsi Sulteng

ESDM SULTENG

Dinas Kesehatan Daerah Sulteng

Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Propinsi Sulteng

Dinas Pendidikan Daerah Sulteng

KUMPERIND.SULTENG.GO.ID

DINAS SOSIAL DAERAH SULTENG

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

BKPPD SULTENG

Dinas Kelautan & Perikanan Sulteng

Dinas Pertanian

BADAN KESBANGPOL LINMAS SULTENG

Biro Hukum

KP2TD SULTENG

disbudpar.sulteng.go.id

INSPEKTORAT.SULTENG.GO.ID

Home Pertambangan
Sektor Pertambangan PDF Print E-mail
Written by Webmaster   
Tuesday, 01 November 2011 02:53

Potensi Sektor Pertambangan Provinsi Sulawesi Tengah
Di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah terdapat potensi bahan galian dan mineral yang cukup berlimpah. Sumberdaya bahan galian dan mineral antara lain bahan galian golongan A (strategis) yaitu minyak dan gas bumi, batubara dan nikel; bahan galian golongan B (vital) antara lain emas, molibdenum, chronit, tembaga dan belerang; dan bahan galian golongan C (bukan strategis dan vital) antara lain sirtukil, granit, marmer, pasir kuarsa, pasir besi dan lempung.

Potensi Minyak Bumi antara lain terdapat di Kabupaten Morowali, Donggala, Banggai dan Parigi Moutong. di Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali terdapat di lapangan Minyak Tiaka Blok Trili yang terletak 17 mil dari garis pantai. Cadangan minyak dilapangan Tiaka sebesar 106.56 Million Barrel Oil/juta Barrel minyak (MMBO).
Potensi minyak bumi yang terdapat di Kecamatan Toili Barat Kabupaten Banggai memiliki kapasitas 16,5-23 juta barrel per tahun dengan total kapasitas produksi 6.500 Barrel (BOPD) yang diperoleh dari enam sumur, dan produksi rata-rata setiap sumur yaitu 1.100 BOPD.
Disamping itu, Kabupaten Banggai juga memiliki potensi gas alam cair yang terdapat di Donggi-Senoro  dengan perkiraan cadangan sebesar 20-28 trilyun kaki kubik (tcf), jumlah kandungan gas di ladang-ladang Donggi-Senoro besarnya dua kali lipat dibandingkan sisa kandungan yang terdapat di ladang gas alam Arun di Aceh yang jumlahnya mencapai 14 tcf.

Selain potensi minyak bumi dan gas alam tersebut, Sulawesi Tengah juga memiliki potensi pertambangan. Potensi emas di Sulawesi Tengah terdapat di Kota Palu (Kecamatan Palu Selatan dan Palu Utara), dengan luas wilayah tambang 561.050 Ha, Kabupaten Parigi Moutong (Kecamatan Parigi dan Moutong) dengan luas wilayah tambang 46.400 Ha, Kabupaten Buol (Kecamatan Paleleh, Bunobogu, Dondo) dengan luas wilayah tambang 746.400 Ha, Kabupaten Poso (Kecamatan Lore Utara) dengan luas wilayah tambang 19.180 Ha, dan Kabupaten Sigi (Kecamatan Sigi Biromaru) dengan luas wilayah tambang 228.700 Ha.

Secara umum potensi pertambangan yang terdapat di Sulawesi Tengah dapat dilihat pada tebel berikut:

Tabel 2.16 Potensi Pertambangan Di Sulawesi Tengah

No.

Bahan Galian

Ciri Khas - Lokasi

Keterangan

I.

Batuan Ornamen/poles

1

Granit, Granodiorit, Gabro,

Granit warna Merah Daging

Gabro di Kab. Donggala pernah

Basal, Dasit dan Andesit

terdapat di Kab. Banggai Kepulauan

ditambang yang dipasar disebut

Granit Warna abu-abu, Abu-abu

Granit HI

gelap terdapat di Kab. Donggala,

TAM

Parigi Moutong dan Tolitoli

2

Marmer/pualam dan Sarpentin

Marmer Hijau terdapat di Kab. Tojo Una una, Parigi Moutong dan Poso Marmer Coklat, Putih, Krem dan Abu-abu terdapat di Kab. Morowali dan Kab. Banggai

Marmer Hijau-Muda pernah dieksploitasi di Poso dan Morowali.




Marmer Coklat Kemerahan


terdapat di Kab. Parigi Moutong



Marmer Coklat terdapat di kab. Morowali


II.

Batuan Bahan Konstruksi

3

Sirtukil

Terdapat Kota Palu dan disemua

Material berasal dari rombakan

Kabupaten se Sulawesi Tengah

batuan yang terdiri dari batuan

Granit, Granodiorit, Basal, Gabro,

Andesit, Dasit, Serpentinit, Dunit,

juga dari Breksi dan Konglomerat

Di Kab. Donggala dan Kota Palu

diantar-pulaukan ke Kalimantan Timur.

III.

Mineral Non Logam lainnya

4

Batugamping

Kab. Donggala, Buol, Poso, Banggai

Kab. Donggala, Banggai

Kepulauan dan Morowali

Kepulauan mempunyai potensi


Bahan Baku Semen yang sudah

melalui studi Kelayakan dan

AMDAL.

5

Lempung

Disemua Kabupaten se Sulawesi

Sebagian baru dimanfaatkan

Tengah

dalam pembuatan batu bata,

Genteng dan batako.

6.

Pasir Kwarsa

Kab. Donggala, Parigi Moutong,

Umumnya mempunyai kadar

Tolitoli dan Banggai Kepulauan

SiO3 kurang dari 75 %

7.

Gypsum

Kab. Banggai Kepulauan dan Kota Palu

Dipersiapkan untuk Pabrik Semen

di Banggai Kepulauan

8.

Talk

Kab. Banggai, dan Tojo Una-una

Berupa Sisipan pada batuan

batuan Ultrabasa

9.

Dolomit

Kab. Banggai

Sebagai bahan baku Kapur

Pertanian (Kaptan), Kadar Mg 03

( Magnesium ) sampai 35 %

Sumber: Dinas ESDM Provinsi Sulteng, Profil Pertambangan Tahun 2010.

yang terbarukan dan tidak terbarukan, yaitu antara lain:

  • Gas Bumi    : 9,6 triliun kaki kubik
  • Panas Bumi    : 378 mWe
  • Sumber Energi Terbarukan:
  1. Air        : 1.001,980 MW
  2. Matahari    : 5.512 kWh/m2
  3. Angin        : 2 – 5 m/s
  4. Biogas    : 19.026 kW
  • Luas Lahan Kritis Untuk Budi Daya Tanaman Jarak Pagar (Biofuel) : 260.070 ha.


Potensi energi air di Sulawesi Tengah  cukup banyak baik skala besar (PLTA), menengah (PLTM) maupun skala kecil (PLTMH).  Salah satu potensi tenaga air  skala besar yang yang ada di Sulawesi Tengah adalah potensi tenaga air sungai Sulewana  yang memiliki 3 titik potensi yaitu PLTA poso-1 dengan kapasitas 50 MW, PLTA Poso-2 dengan kapasitas 180 MW dan PLTA Poso-3 360 Mw. Yang sementara dibangun (dalam tahap konstruksi) adalah PLTA Poso-2 dengan kapasitas 180 MW oleh PT. Poso Energy. Sedangkan  potensi energi air skala besar yang sedang  dalam proses perizinan  adalah PLTA  Gumbasa dengan kapasitas  45 MW  yang akan dikerjakan oleh  PT . Gumbasa Energy. Potensi tenaga air skala (mini) yang sedang  dibangun adalah PLTM Tomini - 2 dengan kapasitas 2 x1 MW  oleh Pikitring Sulmapa dengan kemajuan pembangunan sudah mencapai 78,48 %. Potensi tenaga air di Propinsi Sulawesi Tengah masih banyak yang belum  dimanfaatka terutama potensi  skala menengah (PLTM)  dan kecil (PLTMH).
Untuk Potensi Panas Bumi terdapat dibeberapa titik yang tersebar di Kabupaten Poso dan Donggala dengan potensi berkisar antara 20 s/d 40 Mwe.
Sulawesi Tengah mempunyai intensitas sinar matahari cukup tinggi karena dilalui garis khatulistiwa. Penyebaran matahari rata-rata 64 – 78 %, yang dapat dikembangkan sebagai sumber energi alternatif  dengan memanfaatkan Solar Home System (SHS) khususnya di daerah pedesaan.
Secara geografis kedudukan Sulawesi Tengah  mempunyai  garis pantai yang panjang kurang lebih 1.112 km sehingga angin memang cukup banyak dan kencang bertiup didataran, dimana hal ini merupakan potensi energi yang dapat dimanfaatkan, baik untuk pembangkit listrik maupun untuk tenaga penggerak bagi mesin-mesin tertentu. Kecepatan rata-rata angin di Sulawesi tengah setiap bulannya berkisar antara 2–5 m/s.

Last Updated on Wednesday, 09 November 2011 04:59
 


Copyrigh © 2001 - 2011 Situs Resmi Pemda Propinsi Sulawesi Tengah - All Rights Reserved - Penampilan ke-3 Sejak online Tahun 2001 - di Kelola Oleh BAPPEDA SULTENG.